Anthony Sinisuka Ginting Berhasil Taklukan 4 Juara Dunia Pada Kejuaraan China Open 2018

Prestasi yang diraih oleh Ginting dengan memenangkan ajang Cina terbuka 2018 memang patut diberikan jempol. Pebulutangkis tunggal putra yang baru berusia 21 tahun ini dapat dengan sukses mengalahkan empat Bulutangkis yang merupakan juara dunia, sebelum dirinya dapat memastikan berhasil meraih gelar juara pada Cina terbuka 2018 lalu.

Ginting sendiri memulai perjalanan karirnya pada Cina terbuka 2018 dengan berhasil mengalahkan Lin dan, yang merupakan salah satu pebulutangkis senior yang berasal dari Cina dengan status terakhir lima gelar dalam kejuaraan dunia. Ginting berhasil mengalahkan Lin dan dengan set permainan rubber game. Walaupun kalah pada game pertama, namun Ginting mampu membalikkan kemenangan tersebut pada dua game berikutnya.

Ginting kembali memberikan kejutan pada babak kedua yang ia mainkan. Pemain yang lahir dari cobalah tersebut mampu kembali mengalahkan juara dunia di tahun 2017, yang berasal dari Denmark yaitu Viktor Axelsen. Dalam dua game pertama, dirinya langsung berhasil mengalahkan pemain juara dunia ini tanpa ampun.

Ginting kembali unggul ketika bertemu dengan Chen long, yang merupakan pemain asal China dan memiliki gelar juara dunia pada tahun 2014 tahun 2015. Walaupun sempat kalah pada game pertama, Ginting mampu kembali bangkit dan berhasil menyapu bersih dua Kim berikutnya bersama Chen long.

Kemudian, Ginting akhirnya mampu membalaskan dendam kepada Chou Tien Chen tepat di semifinal. Ginting sempat kalah pada saat pertama, dan kemudian di set kedua serta set ketiga didinya berhasil memenangkan permainan. Pertandingan pertandingan ini berlangsung kurang lebih selama satu jam 8 menit lamanya.

Permainan ini merupakan salah satu bentuk partai ulangan atas ajang Asian games 2018, di mana saat itu Ginting di paksa untuk menyerah ketika berada di semifinal. Kemenangan tersebut memperbaiki rekor Ginting menjadi 3 – 2 dengan Chou. Ginting juga berhasil mengalahkan juara dunia yang berasal dari Jepang, Kento Momota.

Pertandingan final ini berlangsung sangat sengit di mana Ginting tertinggal pada pertengahan namun akhirnya mampu kembali dan kemudian membalikkan keadaan pada akhir permainan. Walaupun sempat tertinggal, Ginting akhirnya dapat meraih kemenangan pada gim pertama. Peristiwa yang sama juga terjadi pada gim kedua, namun angka tersebut akhirnya dapat berbalik dan Ginting menutup permainan dengan kemenangan poin 21 – 19.

Hal ini mengembalikan nama baik Ginting setelah sebelumnya dirinya sempat gagal pada ajang Asian games 2018 lalu yang dilaksanakan di Indonesia. Dengan demikian, dirinya berhasil memenangkan ajang Cina terbuka 2018 yang diadakan pada 21 September 2018 hingga 23 September 2018 lalu. Hal ini mengembalikan rekornya setelah sebelumnya jadinya kalah ketika melaju di babak semifinal pada Asian games 2018 yang diadakan di Indonesia. 6

,